
Tags: astm C270000T, astm C36000 (B16 - 92), brass BS 2874 - 69, brass C3604BD, brass CuZn39Pb3, brass hexagon, brass hexagonal, brass impor, brass plate, brass plate strip, brass thk 5mm, C28000 Muntz, C3604BS, cartridge brass, DIN 17670-83, DIN 1787-73 CuZn36, harga brass plat, harga material brass per kg, harga material kuningan, harga naval brass, harga pipa kuningan per meter, harga plat kuningan 2016, harga plat kuningan per lembar, harga plat kuningan per meter, harga roundbar kuningan,heksagonal brass 14mm, Hexagonal, hexagonal kuningan jawa barat, JIS H3250-92, jis H3300-92, jual brass plate strip, jual heksagonal brass, jual kuningan batangan, jual kuningan bekas, jual material kuningan eceran, jual naval brass, jual pipa kuningan untuk senapan angin, jual plat kuningan, jual plat kuningan jogja, jual plat kuningan potongan, jual plat kuningan surabaya, jual plat strip kuningan, kuningan daerah khusus ibukota jakarta, kuningan glodok, material kuningan sepuh, naval brass C464, pipa kuningan, Plat, plat ASTM C26000, plat kuningan 1m x 2m,plat kuningan c2680, plat kuningan tipis, plat strip kuningan, plate BS 2870-80 CZ107, red kuningan, seamless brass pipe C2700T, Solid Round Bar dan ber-tag as kuningan segi6, spacer kuningan 19mm, strip kuningan beyond-steel,strips kuningan, tabel ukuran berat plat kuningan, tabel ukuran plat kuningan, toko plat kuningan di bandung
Ledakan pipa besi terjadi di halaman rumah Sutri, warga Dusun I, RT 01 RW 01, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jabar, Minggu malam (5/2) kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB.
Pipa besi diduga bom meledak di depan rumah Sutri (54) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pihak kepolisian yang menyelidiki kejadian tersebut telah mengamankan seorang pria yang mengaku tak sengaja meledakkan pipa berisi belerang dan potasium.
Pria yang diketahui bernama Urip (50) itu sudah diperiksa polisi. "Setelah dimintai keterangan, Urip mengakui dialah yang telah meledakkan pipa besi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus via pesan singkat, Senin (6/2/2017).
Menurut Yusri, pipa besi yang meledak itu tidak menimbulkan korban jiwa dan luka. Berdasarkan keterangannya kepada polisi, Urip, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, mengklaim tidak ada unsur kesengajaan berkaitan peristiwa tersebut.
"Awalnya pelaku menyiapkan pipa besi bekas onderdil sepeda yang telah diisi dengan racun pembasmi tikus. Kemudian dibakar dengan korek api yang bertujuan mengusir atau membasmi tawon. Namun tiba-tiba pipa besi tersebut terbakar dan meledak," kata Yusri.
Identitas Urip muncul saat polisi melakukan pemeriksaan lanjutan di sekitar tempat kejadian perkara. Polisi melihat serpihan belerang di dinding rumah Daufi (42).
"Bagian atap rumah Daufi terdapat sarang tawon. Posisi rumahnya tepat berada di depan pekarangan rumah Ibu Sutri, yang menjadi lokasi ledakan," kata Yusri.
Polisi memperoleh informasi dari Daufi bahwa ada salah satu saudaranya, yaitu Urip, yang pernah berupaya membasmi sarang tawon di rumahnya. Berawal dari pengakuan Daufi itulah kemudian polisi memeriksa Urip.
"Rencana tindak lanjut kepolisian adalah melakukan penggeledahan di rumah Urip untuk mencari dan mengamankan barang bukti lain yang terkait dengan peristiwa ledakan. Selain itu, melakukan rekonstruksi kejadian untuk disesuaikan dengan keterangan Urip," kata Yusri.